Tuna Kaleng

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri pegal. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri pegal. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 April 2016

Mengatasi Pegal Otot Leher dan Bahu

Di tengah kesibukan sehari-hari, tanpa terasa kita terbiasa dengan kebiasaan yang membebani otot leher dan bahu. Akibatnya otot leher dan bahu jadi pegal-pegal, kaku dan tidak terasa nyaman. Apalagi dengan bertambahnya usia, otot-otot tubuh jadi berkurang elastisitas-nya, sehingga mudah kaku.

Kalau kita terus menerus melakukan aktivitas rutin yang membebani otot leher dan kaku, lama-lama otot pun "berontak" karena sudah tidak tahan lagi. Sehingga leher dan bahu pun terasa kaku, sakit dan pegal-pegal. Aktivitas rutin tersebut bisa berupa terlalu lama kerja di depan komputer tanpa jeda istirahat, posisi menulis yang miring ataupun sering mengangkat barang berat tanpa diimbangi kekuatan otot tubuh yang mencukupi.

Kalau dibiarkan, otot kaku di leher dan bahu bisa memicu rasa sakit/pening di belakang kepala dekat tengkuk yang disebut "shoulder tension headache". Rasa kaku leher ini bisa diatasi kalau kita rutin berenang, terutama renang gaya bebas. Hal ini karena saat renang tersebut, kepala akan menoleh ke kiri dan atau kanan. Selain renang, massage pun bisa membantu mengatasi otot yang pegal-pegal tersebut.

Kakunya otot leher dan bahu bisa juga diatasi dengan melakukan gerakan senam seperti di video berikut. Alangkah baiknya kita rutin melakukan senam ini untuk menjaga elastisitas otot leher dan bahu tersebut.






Sumber: Milist kesehatan

Kamis, 01 November 2018

Saran dari Mentri Susi untuk Sembuhkan Penyakit Tanpa Minum Obat



Siapa yang tidak kenal Mentri Kementrian Kelautan dan Perikanan Indonesia sekarang ini, Ibu Susi Pudjiastuti. Selain kiprahnya yang fenomenal dalam kebijakan-kebijakan perikanan dan kelautan Indonesia, sampai keikutsertaannya jadi model fashion di catwalk  memperagakan busana karya Anne Avantie. 
Ternyata Ibu Susi memiliki tips-tips jitu tapi sederhana untuk mengatasi sakit dan nyeri, sehingga bisa tetap fit di tengah kesibukannya yang luar biasa. 

Tips kesehatan Bu Susi:

Bahan:
  • Garam Krosok (Garam Madura), garam mandi secukupnya (± 1 kg)
  • Kantong kain ukuran secukupnya

Cara:
  • Masukkan garam ke dalam mangkok dan panaskan dalam microwave selama 2-3 menit. (Kalau tidak ada microwave bisa dipanaskan dalam oven)
  • Maukkan garam yang sudah panas ke dalam kantong kain.
  • Tempelkan kantong kain tersebut ke bagian tubuh yang terasa kaku-kaku untuk merelaksasi otot-otot yang pegal-pegal di daerah tersebut. 
  • Cara ini juga bisa membantu menyembuhkan sakit perut, sakit pinggang, sakit loyo dan sakit kepala.
  • Kalau garamnya sudah dingin, bisa buat lagi.
Saran yang sederhana ini bisa dicoba agar kita tidak selalu tergantung dengan obat-obatan kimia. 
Selamat mencoba. 


Sumber: Milist Kesehatan
Related link:

Kamis, 31 Juli 2014

Sakit Kepala dan Pusing Tidak Selalu Harus Pakai Obat


Semua orang pasti pernah mengalami kepala pusing (dizzy), baik orang tua maupun anak muda.  Kepala pusing tidaklah sama sama dengan sakit kepala (headache). Kalau pusing maka lingkungan terasa seperti berputar. Sedangkan sakit kepala, ada sebagian kepala (atau seluruhnya) yang terasa sakit.

Menurut para ahli kesehatan, manusia adalah satu-satunya makhluk di dunia ini yang bisa mengalami masalah sakit kepala ataupun pusing. Hewan-hewan baik yang di darat, air ataupun di udara katanya tidak pernah mengalami rasa sakit kepala ataupun pusing ini. Tapi bagaimana para ahli kesehatan tersebut bisa memastikan hal ini ya? Khan mereka tidak pernah menanyakan hal ini ke hewan-hewan tersebut :) .

Umumnya untuk mengatasi kepala pusing ataupun sakit kepala ini, orang mengandalkan obat-obatan. 
Ternyata tidak semua rasa pusing ataupun sakit kepala ini perlu obat-obatan untuk menyembuhkannya. Terkadang tindakan sederhana mengubah kebiasaan kita sehari-hari bisa mengatasi masalah pusing ataupun sakit kepala ini.

Rasa pusing ataupun sakit kepala ini bisa berbeda-beda penyebabnya:
  • Pusing dan sakit kepala karena banyak pikiran, stress ataupun karena banyak tekanan kesibukan ataupun deadline.
    • Masalah ini biasanya akan langsung berkurang kalau kita sudah santai dan relax lagi.
  • Pusing dan sakit kepala karena terlalu lama kerja di depan meja, misalnya seharian di depan komputer. Hal ini bisa menyebabkan shoulder tension headache. Otot pundak yang kaku mengakibatkan otot leher kaku dan ujung-ujungnya kepala pun terasa pusing (umumnya kepala bagian belakang).
    • Untuk mengatasi hal ini, perhatikan posisi duduk yang benar. Usahakan tiap setengah jam melakukan gerakan badan ringan selama beberapa menit.
    • Kalau sudah keburu mengalami rasa pusing ini, biasanya terapi tusuk jarum di pundak, leher belakang dan punggung bagian atas bisa menyembuhkan ataupun mengurangi rasa pusing ini. Tujuan terapi ini adalah untuk melemaskan otot-otot pundak yang kaku.
    • Selain terapi tusuk jarum, pusing seperti ini juga bisa disembuhkan ataupun dikurangi dengan massage (pijat punggung ataupun pijat total).
Rasa pusing ini akan berkurang kalau kita mengurangi konsumsi makanan yang berminyak, misalnya segala makanan yang digoreng. Biasakanlah mulai mengkonsumsi makanan yang yang direbus ataupun dikukus. Lebih baik lagi kalau setelah selesai makan, kita minum air hangat. Terlalu banyak mengkonsumsi minyak-minyakan akan mengakibatkan kerja hati kita akan semakin berat yang ujung-ujungnya bisa menyebabkan kepala pusing.

Kepala pusing ataupun sakit kepala ternyata bisa dikurangi bahkan dihilangkan kalau kita rajin melakukan olah raga penguatan otot leher. Umumnya kita sering melatih otot-otot tubuh kita seperti kaki, lengan, perut dan punggung, namun kita mengabaikan latihan otot leher kita. Padahal dengan latihan otot leher yang sederhana bisa menghindarkan kita dari masalah pusing kepala ini, sehingga meningkatkan kualitas hidup kita sehari-hari. Tanpa menggunakan konsumsi obat apapun.

Salah satu latihan otot leher yang sangat berguna bisa dilihat di video Youtube ini, yang diperagakan oleh seorang DC (doctor of chiropractic).




Info link video Youtube di atas: http://youtu.be/xmgBB2qYx9g

Latihan otot leher ini secara garis besar terdiri dari 3 bagian utama:

  • posisi badan telungkup 
  • posisi miring 
  • posisi terlentang. 

Untuk pemula, cukup lakukan latihan di posisi badan telungkup dulu, secara bertahap di hari kedua baru dilanjutkan dengan posisi yang lain. Ada kemungkinan untuk sementara leher kita bisa terasa pegal-pegal di hari berikutnya. Bisa juga kita merasa agak mual di saat-saat awal kita melakukan latihan ini.
Komentar terhadap video ini umumnya menyatakan latihan ini sangat efektif untuk mengurangi masalah pusing / sakit kepala, kaku otot leher dan pundak (sakit leher dan pundak). Efeknya bahkan sudah terasa walaupun baru sekali melakukan latihan ini.

Sumber: Konsultasi dengan ahli kesehatan


Minggu, 31 Januari 2016

Manfaat Memijat Jari Kelingking Secara Rutin


Jari kelingking berhubungan erat dengan jantung, usus kecil, rahim, testis, ginjal, kandung kemih dan organ internal lainnya. Setiap hari luangkan waktu 5 sampai 10 menit untuk memijat jari kelingking, hal ini dapat mengurangi risiko terjangkit 28 jenis penyakit. Manfaatnya sangatlah mencengangkan.

28 jenis penyakit itu adalah sbb:
Cervical spondylosis (sakit pada tulang tengkuk), periarthritis (kaku pada bahu), sakit kepala, insomnia, herniasi lumbal, sakit pinggang, anggota tubuh mati rasa, tumor, jantung berdebar, tekanan darah tinggi, disfungsi seksual, penurunan energi vital, endometriosis, fibroid rahim, gangguan menopause, sembelit, depresi, amnesia, kegelisahan, kecemasan, daya penglihatan menurun, obesitas, diabetes, penyakit ginjal, frekuensi sering kencing, retensi urin, hipertrofi prostat, hepatitis, rambut beruban. 

Dengan memijat kelingking secara telaten maka penyakit-penyakit di atas bisa dihindari.

Selain itu pijatan di area kelingking juga bisa mencegah/mengobati gejala-gejala penyakit seperti di bawa ini:
  • Hipertrofi Prostat 

Orangtua yang menderita pembengkakan prostat, acap kali susah kencing dan bermasalah dengan retensi urin (di saat berhenti kencing tapi masih menetes). Gunakan tangan kiri memijat sendi kelingking tangan kanan dan sebaliknya, maka akan menyebabkan pengeluaran urin menjadi lancer serta mengurangi volume sisa urin yang menetes.

  • Pencegahan mata presbiopa (rabun dekat) dan katarak

Di bagian dasar jari kelingking sebelah luar terdapat titik akupuntur mata presbiopia, setiap hari pagi dan malam pijatlah dengan ibu jari dan jari telunjuk memijat bagian dasar jari kelingking, dapat mencegah mata presbiopia dan katarak.

  • Pencegahan kanker

Semua jenis penyakit kanker berhubungan dengan jantung, itu sebabnya, memijat jari kelingking dapat mengatur ritme jantung, dapat mencegah semua jenis kanker.

  • Pencegahan uban 

Jari kelingking terkait erat dengan ginjal, memijat kelingking dapat menguatkan ginjal, dan menumbuhkan vitalitas rambut, itu berakar pada Qi (Chi / energi vital) dari ginjal. Sering-sering memijat titik akupuntur ginjal (shen xue) dari sendi pertama dan titik akupuntur Mingmen dari sendi kedua dari kelingking, efektif terhadap pencegahan uban. Hal tersebut sekaligus juga dapat mencegah dan menyembuhkan pegal pada pinggang dan nyeri kaki.

Jari kelingking kanan berhubungan dengan ginjal dan lubang anus serta lubang urin, jari kelingking kiri berhubungan dengan kandung kemih, juga terkait dengan paru-paru, lambung, ginjal. Meminjat jari kelingking dapat menguatkan ginjal.  Dalam ilmu memijat telapak tangan, jari kelingking adalah simbol energi intisari.

Jika Anda menemukan jari kelingking berwarna keunguan dan berubah mengeras, ini merupakan sinyal peringatan yang dipancarkan oleh organ dalam, di saat seperti itu, menekan titik akupuntur Shao Chong dan Shao Zhe di sebelah atas kuku jari kelingking, selain sederhana juga efektif.

Sumber: Milist kesehatan

Minggu, 30 November 2014

Latihan Leher

Latihan leher sangatlah penting, karena otot leher yang lemah dan tidak terlatih bisa menyebabkan ketidaknyamanan di area leher, seperti rasa capai di leher, sakit kepala, kurang tidur dan lain-lain. Kalau dilakukan dengan benar (pelan dan tanpa rasa sakit yang dipaksakan), latihan ini bisa meningkatkan kenyamanan gerak leher, mengurangi leher kaku dan pegal serta juga meningkatkan kekuatan otot leher. 

Latihan seperti di gambar bawah ini merupakan kombinasi dari empat gerakan mendorong dan menahan (ke depan, belakang, kiri dan kanan):

  1. Dorong kepala ke arah tangan yang menahan gerakan kepala (lihat gambar A, C, E, G). Teruskan gerakan kepala sampai ujung, seolah-olah kepala "menang"
  2. Kebalikan gerakan sebelumnya, dorong tangan ke arah kepala yang menahan gerakan tangan (lihat B, D, F, H) sampai kepala kembali ke posisi awal, seolah-olah tangan "menang"
Pastikan masing-masing arah gerakan dilakukan bergantian tiga kali (A-B kemudian B-A: 3 kali, C-D kemudian D-C: 3 kali, E-F kemudian F-E: 3 kali, dan terakhir G-H kemudian H-G: 3 kali).
Lakukanlah tiap gerakan dengan perlahan-lahan (untuk meningkatkan koordinasi gerakan otot leher) dan lakukan semua gerakan dari awal sampai akhir tanpa dipaksakan. Kalau terasa sakit, kurangi tekanan atau hentikan gerakan di posisi yang terasa sakit). Kalau ada gerakan yang terasa sakit, sebaiknya posisi tersebut dicatat untuk dibandingkan dengan kemajuan latihan di hari-hari berikutnya. 
(Gambar arah panah menunjukan arah gerakan kepala) 

Latihan leher ini bisa dilakukan 3 (tiga) kali sehari, tergantung toleransi masing-masing. 
Kalau dilakukan secara teratur, latihan ini bermanfaat untuk meningkatkan kenyamanan gerakan leher, meningkatkan kekuatan leher dan juga peningkatan koordinasi otot leher secara bersamaan.

Sumber: milist Dr. Alain Corps (Chiropractor)