Tuna Kaleng

Tampilkan postingan dengan label flu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label flu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Februari 2020

Cara Sederhana Meningkatkan Stamina Tubuh untuk Mencegah Terkena Virus Corona



Cara sederhana meningkatkan stamina tubuh untuk mencegah tertular virus Corona.

Akhir-akhir ini terlihat ada kepanikan orang yang takut "ketularan" virus Corona. Antri dibela-belain untuk beli masker, padahal masker apapun tidak bisa mencegah 100% virusnya masuk ke pernafasan manusia. Virus ini jauh lbh kecil dari partikel polusi kebakaran hutan. Jadi, pakai masker N95 pun yang bikin napas sesak itu, tetap ada kemungkinan virusnya masuk.

Daripadi antri beli masker, lebih baik beli buah dan sayuran yang jelas-jelas terbukti meningkatkan Kekebalan Tubuh. Sebab virus itu sulit menulari org yang kekebalannya tinggi dan fit. 

Ada 5 jurus ampuh mencegah infeksi virus sekaligus jadi jurus body keren:

  1. Konsumsi buah. Makan seperti bentuk aslinya. Tuhan sdh membuatnya sempurna. Tidak usah dianggap cacat sehingga pake diblender, diberi imbuhan gula susu atau taburan tetek bengek. Buah dengan antioksidan tinggi tanpa bikin gemuk ada di 3M: markisa, manggis, matoa. 
  2. Konsumsi sayur. Usahakan jika bisa dalam rutin makan dalam bentuk lalap, paling mentok bikin karedok, pecel, urap. Sayur ini punya serat yang bukan cuma buat mudah buang air besar, tapi menumbuhkan probiotik dalam usus besar. Kalau probiotik-nya bagus, imunitas tubuh pun juga bagus.
  3. Eradikasi sabotase imunitas. Siapa yang justru membuat imunitas-mu terganggu? Semua produk ultra proses!! Minuman-minuman ajaibmu itu, yang tinggi gula, saos-saos aneh yang memenuhi isi makananmu (yang katanya bikin enak padahal bikin lidahnya kecanduan aja), gorengan (ujung-ujungnyanya kegemukan dan sindroma metabolik menghancurkan daya tahan tubuh), dan camilan-camilan yg pohonnya aja nggak ada.
  4. Rajin olah raga!! Gak usah ke gym, kalau ada rejeki sebaiknya beli sepeda statis. Daripada beli HP baru. Bersepeda santai 30 menit tiap habis sarapan atau habis makan malam (istirahatkan dulu badannya kl abis makan, jgn langsung genjot). Hal ini akan meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh.
  5. Kena sinar matahari. Bukan karena sinar matahari matiin virus ya. Matahari adalah the sunshine vitamin. Vitamin D3 kontributor kekebalan tubuh. 


Kalau Anda rajin berjemur, rutin olah raga, makan sayur dan buah, serta tidak menyentuh makanan yang men-sabotase hidup sehat. Maka tebak, di bayanganmu tampangmu akan seperti apa? THE BEST VERSION OF YOU...!!

Sumber: Milist kesehatan




Selasa, 31 Desember 2019

Penyembuhan Gejala Flu secara Sederhana dan Cepat



Penyembuhan Flu dan Sakit Kepala dengan cepat....   
Saat terkena gejala flu, segeralah lakukan cara berikut ini. 
Semoga flu & sakit kepala anda segera berlalu..!!!

Jika merasa mau flu dengan tanda ingus mulai meleleh, bersin-bersin, sedikit sakit kepala. Itu saatnya gejala flu terjadi...

1. Segera minum 2 - 3 gelas air putih hangat Tunggu 3 s/d 5 menit.

2. Seduhlah 1 cangkir kopi panas, segala jenis kopi pahit tanpa gula pasir Wajib diminum selagi panas, baru ada manfaatnya.

3. Setelah 20 s/d 30 menit sehabis minum air hangat & kopi panas tanpa gula pasir tadi, Anda akan segera pipis. 
Yang menakjubkan...: Flu, bersin2 & sakit kepala pun lenyap dari Anda.

Ingin tahu kenapa?

1. Kopi tanpa gula pasir memicu kita cepat pipis, ditambah air hangat yg kita minum akan mendorong kita untuk pipis, sehinggal membuat virus yang di dalam tubuh kita, terkuras keluar

2. Kopi pahit tanpa gula pasir adalah additive, penambah semangat,  sehingga membuat kita lebih " aware". Rasa kantuk telah dihilangkan, virus telah terkuras sebagian sewaktu kita pipis. Maka flu akan cepat sembuh.
Semoga banyak orang memetik manfaatnya...

Catatan:
Hati-hati untuk orang yang lambungnya bermasalah dan tidak kuat untuk minum kopi.



Sumber: Milist kesehatan

Senin, 13 April 2015

Konsumsi Gula Berlebihan Menyebabkan Rentan Terkena Flu



Ternyata tanpa kita sadari, konsumi gula (khususnya glukosa dan fruktosa) yang berlebihan bisa menyebabkan kita rentan terkena pilek ataupun flu. Seperti kita ketahui gula putih (sukrosa) itu terdiri dari glukosa dan fruktosa yang merupakan gula sederhana. Hal ini berbeda dengan karbohidrat lain, seperti nasi, jagung, tepung, roti dan yang lainnya. Karbohidrat ini susunan molekulnya lebih komplek. 


Beberapa waktu yang lalu, penulis tiba-tiba terkena flu di pagi hari setelah bangun tidur. Waktu itu penulis sempat konsultasi dengan seorang ahli kesempatan, kenapa bisa tiba-tiba terkena flu yang lumayan, hidung keluar ingus encer terus dan sering kali bersin. Jawaban praktisi kesehatan tersebut sangat mengejutkan, karena katanya saya kemungkinan baru mengkonsumsi makanan yang mengandung gula secara berlebihan. 

Ternyata memang malamnya penulis ikut acara makan malam dengan rekan-rekan yang diakhiri dengan penutup kue tart coklat yang sangat manis dan cukup banyak. Kebetulan saat itu kue tart-nya berlebih dan semua orang diminta untuk nambah kue-nya.

Mungkin saja penulis hari saat itu sudah mulai kurang fit, sehingga waktu mengkonsumsi makanan bergula tersebut langsung terkena flu. Sedangkan rekan-rekan yang lain saat itu sedang fit jadinya tidak terkena flu.

Ternyata, kadar gula yang berlebih dalam darah bisa mengurangi kemampuan darah putih untuk melawan penyakit. Hal ini karena struktur molekul glukosa mirip dengan struktur molekul vitamin C. Vitamin C ini sangat diperlukan oleh sel darah putih agar bisa melawan bibit penyakit. Saat kadar gula darah naik, sel darah putih jadi kelebihan glukosa. Padahal yang sebetulnya diperlukan sel darah putih adalah Vitamin C bukannya glukosa.

Normalnya, tiap sel darah putih yang sehat bisa menghancurkan rata-rata 13 sel kuman. Tapi kalau kita mengkonsumsi kue pie (mengandung sekitar 6 sendok teh gula), maka sel darah putih hanya bisa menghancurkan 10 sel kuman. Kalau makan kue pie dan es krim (total sekitar 12.5 sendok teh gula), sel darah putih hanya bisa menghancurkan 5 sel kuman bibit penyakit.

Selain itu, kadar gula yang berlebih di dalam usus bisa mengurangi keseimbangan mikroba di dalam usus, yaitu dengan meningkatkan jumlah mikroba yang tidak baik. Sehingga fungsi imun di dalam pencernaan pun terganggu. Jadinya tidak bisa bertahan saat ada serangan virus flu.

Hal ini cukup relevan dengan teman-teman penulis expatriat dari Jepang. Sejauh pengamatan penulis mereka jarang kena flu. Ternyata mereka memang sangat jarang makan atau minum yang manis-manis dalam menu sehari-harinya.

Gula sehari-hari bisa dikonsumsi dari kue kering, bolu, kue basah, roti manis, teh manis, juice buah yang pake gula dan lain-lain. 

Sangat dianjurkan agar orang dewasa mulai mengurangi konsumsi gula, karena selain bisa meningkatkan stamina (tidak mudah flu) juga bisa mengurangi resiko terkena diabetes. Diabetes merupakan penyakit degeneratif yang bisa menurunkan kualitas hidup manusia.

Juga sangat dianjurkan untuk mulai mengkonsumsi banyak sayuran yang direbus dan juga buah-buahan. Hal ini bisa meningkatkan daya tahan terhadap serangan pilek dan flu.

Sumber: Diskusi dengan praktisi kesehatan dan artikel kesehatan



Rabu, 25 Desember 2013

Tetap Bugar Saat Pancaroba


Saat peralihan musim (pancaroba) datang, bermacam-macam penyakit pun turut datang menyerang. Yang paling sering adalah flu dan batuk. Hal tersebut sangat mungkin disebabkan menurunnya daya tahan tubuh yang disertai kondisi cuaca lingkungan yang tidak mendukung. Untuk itu, kita harus cermat dalam menghadapinya agar tak mudah sakit.

  1. Perbanyak waktu istirahat. Pastikan tidur 7-8 jam sehari.
  2. Konsumsi vitamin C sebanyak 400mg/hari. Konsumsi vitamin C di atas dosis tersebut tidak akan memberikan efek positif karena bakal dikeluarkan bersama urine.
  3. Lakukan olah raga ringan secara rutin. Olah raga ringan bisa membantu tubuh untuk meregulasikan semua fungsinya dengan baik.
  4. Hindari stress. Stres bisa mempengaruhi otak untuk memnhasilkan zat-zat yang kurang baik bagi tubuh dan mengakibatkan turunnya daya tahan tubuh.

Dengan menjalankan pola hidup sehat seperti di atas, diharapkan tunuh kita selalu sehat setiap saat dalam menghadapi aktivitas. Khususnya dalam masa pancaroba.

Sumber: Jawapos, 25 Des 2013
Penulis: Dila Muflikhy Putri (mahasiswa FK Universitas Diponegoro)

Sabtu, 09 Mei 2009

Cuci Tangan untuk Menjaga Higienitas dan Mencegah Penyakit


Akhir-akhir ini masyarakat diresahkan oleh adanya berita-berita penyebaran berbagai penyakit flu yang menular, baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Misalnya flu singapura, flu burung dan terakhir yang lagi diributkan di berbagai belahan dunia adalah flu babi (swine flu).

Dari pihak diri kita sendiri yang terbaik adalah pencegahan. Pencegahan sederhana yang bisa kita segera lakukan adalah dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau hand soap selama 20 detik. Hal ini bisa membersihkan tangan kita dari kuman-kuman yang mungkin bisa berbahaya. Berapa lama sih 20 detik itu? Terutama kalau untuk menjelaskan ke anak-anak. Salah satu cara yang bisa dilaksanakan adalah cuci tangan sambil menggumamkan nyanyian yang kurang lebih durasi-nya 20 detik, misalnya lagu Happy Birthday yang sangat familiar itu.

Kapankah kita harus mencuci tangan?
Ada lima saat penting yang sangat perlu cuci tangan:
  1. Sebelum makan
  2. Sebelum menghidangkan makanan
  3. Sebelum memberi makan bayi / anak-anak
  4. Sesudah dari WC
  5. Sesudah memegang hewan
Cara cuci tangan yang benar:
  • Basuh dengan air bersih dan mengalir
  • Gunakan sabun dan gosok sampai berbusa secara merata di telapak tangan
  • Gosok sela-sela jari satu per satu
  • Gosok punggung tangan secara merata
  • Bersihkan sela dan ujung-ujung kuku satu per satu
  • Bilas tangan dengan air bersih dan keringkan dengan lap bersih atau tissue
Dengan menjaga higienitas dan kebersihan tangan, kita bisa mencegah berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh kuman-kuman yang menular lewat makanan dan udara.


Sumber: Ikan layanan masyarkat Lifebuoy