Tuna Kaleng

Tampilkan postingan dengan label tenang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tenang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Desember 2017

Kunci untuk Membuat Hidup Anda Lebih Baik


Mengakhiri tahun 2017 ini, kita perlu sejenak merenungkan apa saja yang telah kita jalani di tahun 2017. Selanjutnya mari kita membuat semacam resolusi pribadi untuk kita jalani di tahun 2018 ini. Tidak perlu resolusi yang muluk-muluk, cukup ikuti saran-saran sederhana di bawah ini.

Dikutip dari Buku Karya Ausberg, buku yang berjudul:
"THE LAST LECTURE"
(Kuliah Terakhir)
yang menjadi salah satu buku best-seller pada tahun 2007.

KUNCI UNTUK MEMBUAT HIDUP ANDA LEBIH BAIK, terdiri atas:

A. Personality,
B. Community and
C. Life. 

Berikut penjelasannya:

A.  PERSONALITY:

  1. Jangan membandingkan hidup Anda dengan orang lain karena Anda tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui dan rasakan.
  2. Jangan berpikir negatif akan hal-hal yang berada di luar kendali Anda, melainkan salurkan energi Anda menuju kehidupan yang Anda jalani saat ini, secara positif
  3. Jangan bekerja terlalu keras, jangan lewati batasan Anda.
  4. Jangan paksa diri Anda untuk selalu perfect (sempurna), tidak ada satu orang pun yang sempurna.
  5. Jangan membuang waktu Anda yang berharga untuk gosip.
  6. Bermimpilah saat anda bangun (bukan saat tertidur).
  7. Iri hati membuang-buang waktu, Anda sudah memiliki semua kebutuhan Anda.
  8. Lupakan masa lalu. Jangan mengungkit kesalahan saudara, pasangan dan teman Anda pada masa lalu. Hal itu akan merusak kebahagiaan Anda saat ini.
  9. Hidup terlalu singkat untuk membenci siapa pun itu. Jangan pernah membenci.
  10. Berdamailah dengan masa lalu Anda agar hal tersebut tidak mengganggu masa kini Anda.
  11. Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda kecuali Anda.
  12. Sadari bahwa hidup adalah sekolah, dan Anda berada di sini sebagai pelajar. Masalah adalah bagian daripada kurikulum yang datang dan pergi seperti kelas aljabar (matematika) tetapi, pelajaran yang Anda dapat berlangsung seumur hidup.
  13. Senyumlah dan tertawalah sesering mungkin agar Anda lebih dapat menikmati hidup ini
  14. Anda tidak dapat selalu unggul dalam perbedaan pendapat. Belajarlah menerima kekalahan dan bertoleransilah

B. COMMUNITY:

  1. Hubungi keluarga Anda sesering mungkin
  2. Setiap hari berikan sesuatu yang baik kepada orang lain.
  3. Ampuni setiap orang untuk segala hal
  4. Sediakan waktu dengan orang-orang di atas umur 70 dan di bawah 6 tahun.
  5. Coba untuk membuat paling sedikit 3 orang tersenyum setiap hari.
  6. Apa yang orang lain pikirkan tentang Anda bukanlah urusan Anda. Itu urusan mereka. Jangan pikirkan hal tsb.
  7. Pekerjaan Anda tidak akan menjaga Anda pada saat Anda sakit, tetapi keluarga dan teman Anda. Tetaplah berhubungan baik dgn mereka dan lingkungan Anda.

C. LIFE:

  1. Jadikan Tuhan sebagai yang pertama dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda.
  2. Tuhan menyembuhkan segala sesuatu.
  3. Lakukan hal yang benar.
  4. Sebaik / seburuk apapun sebuah situasi, hal tersebut akan berubah.
  5. Tidak peduli bagaimana perasaan Anda, bangun, berpakaian, dan beraktivitaslah..!
  6. Yang terbaik belumlah tiba, tapi nikmati saja yg ada.
  7. Buang segala sesuatu yang tidak berguna, tidak indah, atau mendukakan.
  8. Ketika Anda bangun di pagi hari, berterima kasihlah pada Tuhan untuk itu.
  9. Jika Anda mengenal Tuhan, Anda akan selalu bersukacita. So, be happy.

Mati tidak menunggu tua. Mati tidak menunggu sakit.

Nikmati hidup....Sebelum hidup tidak bisa lagi dinikmati.


Sumber: Milist kesehatan

Kamis, 05 Agustus 2010

Manfaat Pelukan



Ternyata pelukan yang merupakan aktivitas sederhana sangatlan bermanfaat.
Manfaat yang dapat kita peroleh:
  • Bisa menurunkan emosi
  • Menenangkan pikiran
  • Perasaan nyaman
Sentuhan fisik pelukan bisa merangsang keluarnya hormon endomorfin, hormon yang berperan menenangkan pikiran.

Menurut androlog dari RSUD dr Soetomo Surabaya, dr Dyan Pramensti SPAnd Mkes, pelukan merupakan salah satu bentuk sentuhan positif antara dua insan. Saat tubuh merasakan sentuhan, neurotransmitter di otak akan mengirimkan hormon endomorfin ke dalam aliran darah dengan jumlah yang cukup besar. Hormon tersebut mampu menurunkan ketegangan saraf dan tekanan darah.
Bahkan, pada dua orang yang tidak saling mengenal pun, pelukan tetap menghasilkan hormon endomorfin. Di beberapa negara seperti Jepang, ada yang menjadi sukarelawan untuk memeluk orang yang sedang stress.

Secara psikologis, mendapat pelukan juga bisa diartikan memperoleh dukungan. Hal tersebut bisa mendatangankan kekuatan bagi orang yang sedang sedih dan membuatnya lebih bahagia. Sebaliknya bagi orang yang memberikan pelukan, di sisi lain, aktifivitas sederhana tersebut bisa meningkatkan kepercayaan diri. Dengan memberikan pelukan, orang akan merasa dibutuhkan dan mampu memberikan empati.
Semakin sering seorang anak mendapat pelukan, makin sering dia mendapat perasaan nyaman. Hal tersebut membantu tumbuh kembang anak.

Cara pelukan yang bisa memberikan ketenangan, sebaiknya tidak dilakukan tergesa-gesa. Tatap mata pasangan hingga mendapat kepercayaan darinya. Kemudian peluklah secara total dengan menyentuhkan seluruh bagian tubuh yang memungkinkan. Tidak perlu lama-lama, karena produksi hormon endomorfin bisa bertahan beberapa waktu setelah pelukan dilepas.

Jadi, marilah kita mulai pelukan. Kalau ragu-ragu, mulailah dengan keluarga dulu.

Sumber: Jawapos, 3 Aug 2010