Tuna Kaleng

Tampilkan postingan dengan label umur panjang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umur panjang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Juli 2010

4 Rahasia Jadi Manusia Panjang Umur


Salah satu topik berita yang jadi hot saat pelaksanaan Sensus Penduduk di bulan Mei lalu adalah ditemukannya orang-orang yang berusia di atas 100 tahun. Tak heran bula Anda jadi ingin tahu apa rahasianya. Sebenarnya, sih, tidak susah untuk bisa panjang umur dan tetap sehat. Pastikan Anda punya beberapa hal berikut:

1. Berperut Rata

Riset National Institute on Aging menyatakan, wanita berperut buncit berisiko meninggal dunia lebih cepat dibandingkan yang berperut rata. Ukuran lingkar pinggang yang perlu dipertahankan adalah di bawah 80 cm. Rajin-rajinlah berolahraga dan santap makanan mengandung Omega 3, agar terhindar dari berbagai risiko peradangan akibat radikal bebas.

2. Jauhi Minuman Bersoda
Menurut penelitian di Boston, Amerika Serikat, minuman bersoda bisa menyebabkan gangguan metabolisme. Sementara, bila metabolisme terganggu, otomatis tingkat kesehatan kita juga tidak prima. Padahal, inilah modal penting yang perlu kita punya bila ingin hidup panjang.

3. Miliki Sahabat Baik

Kita membutuhkan orang lain untuk bisa sehat dan bahagia. "Hubungan antar individu yang baik adalah obat penangkal stres yang ampuh," jelas Micah Sadigh, Ph.D., profesor psikologi Cedar Crest College. Mental dan fisik akan lebih sehat kalau kita punya teman yang selalu mendukung.

4. Berpendidikan Tinggi

Penelitian Harvard Medical School menemukan, orang yang menempuh pendidikan tidak kurang dari 12 tahun punya harapan hidup 18 bulan lebih panjang. Selain itu, hanya 10 persen dari orang yang berpendidikan tinggi yang jadi pencandu rokok. Para ahli percaya, pendidikan membutuhkan kesadaran untuk menjaga diri dan lingkungannya.

Sumber: Kompas Female, 4 July 2010

Jumat, 28 September 2007

KIAT SEDERHANA PANJANG USIA

Panjang usia dan sehat, siapa pun pasti menghendaki ini. Ada 10 cara yang sangat mudah asal disiplin dilakukan untuk mencapainya. Apa sajakah itu?

1. KONTROL LINGKAR PINGGANG

Penelitian terakhir dari Universitas Birmingham menemukan bahwa adalah lingkar pinggang, bukan berat badan yang menjadi indikator terbaik untuk penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Para ahli percaya bahwa lemak yang terkumpul di perut lebih berbahaya dibandingkan yang terakumulasi di paha karena lemak di perut dapat merusak sistem insulin tubuh. Bila ini terjadi, risiko diabetes dan penyakit jantung jadi meningkat. Karena itu, usahakan agar lingkar pinggang pria tak lebih dari 94 cm dan wanita tak lebih dari 80 cm.

2. CARI SECOND OPINION


Setiap menerima resep dari dokter, periksalah dengan pihak apotek, obat-obatan apa yang tak boleh dicampur dan apa efek sampingnya. Jika tak yakin, cari second opinion. Peneliti dari University Liverpool, Inggris, menemukan bahwa 10 ribu orang di Inggris mati karena reaksi merugikan dari obat-obatan, yang meski tak perlu, tetap diresepkan tetapi dalam dosis yang tidak tepat.

3. JAGA KEBERSIHAN DAPUR

Dapur adalah hot spot atau tempat kuman paling banyak di rumah. Penelitian para ahli di Universitas Arizona, AS, menemukan bahwa spons di dapur adalah tempat tinggal lebih dari 7 miliar bakteri. Tempat favorit lain adalah bak cuci piring, pegangan keran dapur, talenan, dan pegangan kulkas. Karena itu, sering seringlah mengganti lap dapur serta cuci dan masak sayuran dengan benar.

4. RAJIN BERAMAL

Penelitian di University of Michigan menemukan bahwa orang yang sering membantu atau mendukung secara emosional orang lain, risiko mati muda berkurang hingga 60 persen. Sebaliknya, orang yang tak pernah menolong, risiko mati meningkat dua kali lebih banyak dibanding orang yang suka beramal.

5. BERSAHABAT DENGAN IBU

Kalau lama tak bertemu Ibu, segeralah menelepon. Menurut peneliti di Harvard Medical School, orang yang hubungannya jauh dengan sang ibu, lebih rentan kena penyakit serius di masa tua seperti penyakit darah tinggi dan jantung.

6. BANGUN RASA PERCAYA DIRI

Studi di Universitas Toronto menemukan bahwa orang yang mendapat kepercayaan diri tinggi karena memenangi Piala Oscar hidup 4 tahun lebih lama dibanding aktor dan aktris yang tak pernah menang. Para peneliti percaya bahwa rasa damai dalam diri dan pencapaian prestasi melatih tubuh untuk belajar mengatasi stres dengan baik.

7. SARAPAN OAT

Oat mengandung fitokimia yang merupakan antioksidan pelawan penyakit jantung dan kanker. Studi di Universitas Tufts, AS, menemukan bahwafitokimia dalam oat efektif mengurangi jumlah plak dan molekul berlemak yang melapisi dinding pembuluh arteri.

8. TAK PERLU BERLEBIHAN MINUM SUPLEMEN ALAMI

Memang sumber suplemen itu alami. Namun, jangan sekalipun berasumsi bahwa jika satu tablet berkhasiat, minum lebih dari satu pasti lebih berkhasiat Rod Brennan, Direktur Sydney's Nature Care College merekomendasikan minum supplemen dan vitamin sesuai dosis yang dianjurkan.

9. MAKAN PISANG

Makan pisang sehari sekali baik sekali untuk mengatasi penyakit tekanan darah tinggi. Sebuah studi di AS menemukan bahwa orang yang kekurangan potasium lebih beresiko terkena hipertensi, pemicu penyakit jantung. Pisang adalah sumber potasium yang sangat baik. Sumber potassium lainnya adalah alpukat, labu dan kentang.

10. MAKAN SUP MISO

Publikasi dari John Hopkins Medicine mengungkapkan bahwa orang-orang di Pulau Okinawa, Jepang, 75 persen lebih rendah dibanding orang Amerika Serikat untuk kena kanker. Itu karena mereka banyak mengonsumsi makanan bersumber kedelai, khususnya sup miso. Kedelai adalah sumber isoflavon, zat yang ampuh mencegah kanker yang disebabkan oleh berlebihnya hormon estrogen.

Minggu, 06 Mei 2007

Usia Normal Manusia adalah 120 Tahun!!

Hidup sehat sampai 120 tahun bukanlah mimpi. Bagaimana bisa mencapai 120 tahun dan selalu sehat? Bila orang pada usia 70 tahun, 80 tahun hidup sehat tanpa penyakit; maka usia 90 tahun juga akan dapat dicapai dengan sehat tanpa penyakit. Dan sehat sampai dengan usia 100 tahun juga tidak mustahil. Ini adalah Hukum Biologi yang normal.
Usia Biologis manusia itu sebenarnya bisa mencapai berapa tahunkah? Berdasarkan prinsip biologi, usia hewan menyusui adalah 5 sampai dengan 7 kali masa pertumbuhan hingga dewasanya. Misalnya, gajah mencapai dewasa pada usia 10 tahun. Dan memang umumnya gajah bisa mencapai usia 70 tahun (7 x 10 tahun).
Masa pertumbuhan manusia sampai kedewasaannya ditentukan berdasarkan masa tumbuhnya gigi susu yang terakhir sebagai patokan perhitungan, yakni usia 20 tahun sampai dengan 25 tahun. Jadi rentang hidup manusia seyogyanya, terpendek adalah 100 tahun dan terpanjang 175 tahun. Usia normal rata-rata manusia yang diakui adalah 120 tahun.
Namun kenapa manusia sekarang umumnya hanya mencapai 70 tahun saja? Apa yang menyebabkan usia manusia diperpendek 50 tahun? Dan kenapa begitu banyak orang yang sudah mulai menjadi tidak sehat pada usia 40 tahun?
Banyak orang mengatakan ekonomi yang semakin berkembang, hidup yang makin makmur menyebabkan semakin banyaknya penyakit-penyakit jantung, stroke, tumor/kanker, diabetes dan lain-lain. Pendapat ini SALAH! Salah sama sekali. Penyakit-penyakit ini bukan disebabkan oleh peningkatan kehidupan materi, melainkan
akibat minimnya pengetahuan akan kesehatan (health knowledge and awareness).Kejadian di Amerika menunjukkan walaupun penduduk kulit putih umumnya relatif lebih makmur daripada penduduk kulit hitam; namun penderita tekanan darah tinggi, jantung koroner, tumor/kanker yang penduduk kulit putih lebih sedikit dibandingkan penduduk yang kulit hitam. Usia penduduk kulit putih pun umumnya lebih panjang. Bagaimana hal ini dapat terjadi? Tiada lain karena penduduk kulit putih umumnya memperoleh pendidikan kesehatan serta kesadaran akan kesehatan yang lebih baik. Jadi bila kita semua dapat meningkatkan pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan, maka dengan semakin berkembangnya ekonomi, kita semua akan dapat semakin sehat, bukan sebaliknya.


Sumber:Gaya Hidup Warga Usia Pertengahan dan Usia Lanjut serta Pengaruhnya terhadap Kesehatan
Pengarang: Prof. Hung Zhao Guang
Sekilas tentang Prof. Hung Zhao Guang:
Prof. Hung Zhao Guang, lahir di Fu Jian pada tahun 1939, lulus dari Shanghai First Medical Institute pada tahun 1961, melanjutkan studi S3-nya di Chicago North Western University, Spesialisasi di Bidang “Sickness Prevention”. Kini menjabat sebagai Wakil Ketua Komite “Heart Coronary” pada Kementrian Kesehatan RRC; Wakil Kepala National Heart Disease Prevention Research Center; Pengurus Tetap pada China High Blood Pressure Foundation; Beijing An Zhen Hospital Kepala Bagian Penyakit Dalam; beliau juga pengajar di universitas dan peneliti.