Tuna Kaleng

Tampilkan postingan dengan label otak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label otak. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Maret 2016

Menjaga Kesehatan Otak Kita


Sebaiknya kita mengetahui beberapa hal yang bisa menyebabkan otak mengecil (atrofi cerebri).

Proses penuaan bisa membuat volume otak mengecil karena sebagian selnya akan mati atau mulai mengalami kerusakan. Beberapa kebiasaan buruk bisa membuat proses tersebut terjadi lebih cepat, sehingga volume otak menyusut sejak masih muda.
Hal-hal sepele yang sering diabaikan seperti misalnya tidak sarapan pagi, rupanya sangat berpengaruh terhadap fungsi otak. Begitu juga dengan kebiasaan-kebiasaan yang kadang tidak terlalu diperhatikan, mulai dari kurang tidur hingga jarang bicara. Selengkapnya, kebiasaan-kebiasaan buruk yang membuat volume otak menyusut adalah seperti di bawah ini (seperti dikutip dari Healthmad).

TIDAK SARAPAN
Sarapan di pagi hari penting untuk menjaga kadar gula darah, yang dibutuhkan agar otak bisa bekerja dengan baik. Kadar gula yang terlalu rendah bisa membuat otak kurang nutrisi lalu lama-kelamaan volumenya akan menyusut.

GALAK
Emosi yang meledak-ledak karena terlalu mudah bereaksi bisa membuat pembuluh darah mengalami pengerasan. Jika pengerasan itu terjadi di pembuluh darah otak, maka kemampuannya akan menurun dan lama-kelamaan ukuran otak juga mengecil.

MEROKOK
Beberapa jenis penyakit degeneratif atau penyakit yang disebabkan oleh proses penuaan bisa dipercepat oleh racun-racun di dalam asap rokok. Alzheimer atau salah satu jenis kepikunan merupakan satu di antaranya.

TERLALU BANYAK GULA
Otak bisa menyusut karena kekurangan gula saat tidak sarapan. Sebaliknya, terlalu banyak gula di dalam darah juga mempengaruhi penyerapan protein sehingga pertumbuhan otak terhambat.

POLUSI UDARA
Untuk bisa bekerja dengan optimal, otak butuh suplai oksigen yang cukup dari udara pernapasan. Polusi udara terutama gas karbon monoksida bisa membajak fungsi sel-sel darah merah dalam mendistribusikan oksigen, sehingga fungsi otak mengalami gangguan.

KURANG TIDUR
Otak juga butuh istirahat, karena itu kualitas tidur benar-benar sangat mempengaruhi fungsi otak. Kurang tidur bisa membuat sel-sel otak lebih cepat mengalami kerusakan.

TIDUR DENGAN KEPALA DITUTUP  BANTAL
Menutupi kepala dengan bantal saat tidur berarti menghalangi pertukaran udara, sehingga gas buang karbon dioksida terhirup kembali ke paru-paru. Ruangan untuk menampung oksigen akhirnya berkurang, sehingga tidak bisa didistribusikan dengan maksimal ke otak.

Berpikir keras saat sedang tidak sehat
Selain saat tidur, otak juga perlu diistirahatkan saat tubuh sedang sakit. Memaksakan diri untuk berpikir keras saat sakit akan membuat otak bekerja makin tidak efisien dan akhirnya cepat rusak.

JARANG BICARA
Percakapan yang cerdas dan berbobot sangat membantu perkembangan otak. Jika jarang digunakan untuk berdiskusi dan saling bertukar pikiran, maka otak akan tumpul dan sel-sel di dalamnya tidak berkembang.

KURANG DIRANGSANG
Seperti kata pepatah, otak ibarat pisau yang harus diasah terus menerus agar tidak tumpul. Membaca buku, main teka teki dan mempelajari hal baru (jangan menghindar dari teknologi, perlu ikuti perkembangan teknologi misalnya  bisa beli smart  HP (ngak usah yg mahal)). Mengajar, Aktif di Yayasan dan lain-lain merupakan beberapa contoh rangsangan untuk menjaga otak tetap tajam, sehingga lebih awet sampai lanjut usia.

Mari hindari pengecilan volume otak, jika sampai terjadi dapat menyebabkan kita koma, pelupa atau pikun (Alzheimer).

Sumber: Millist kesehatan

Selasa, 30 April 2013

Kemampuan Musik Mencegah Otak Jadi Cepat Tua


Bukti-bukti menunjukkan belajar bermain alat musik dan terus berlatih sambil bermain bisa memberikan manfaat mental sepanjang hidup serta memberikan pengaruh positif bagi pendengaran.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Human Neuroscience menunjukkan bermain alat musik bisa mengurangi efek penurunan mental yang berhubungan dengan penuaan, sehingga membuat otak tidak cepat tua.

Jika seseorang belajar musik dari kecil hingga dewasa maka ia memiliki memori dan kemampuan kognitif yang lebih baik dibanding non-pemusik. Serta jika bisa bertahan hingga usia lanjut dapat meningkatkan kemampuan berpikir dan menetralisir dampak negatif dari usia.

"Perilaku dapat mengubah otak Anda. Di masa kecil yang mana saat otak masih berkembang, belajar alat musik dan terus bermain bisa meletakkan dasar untuk manfaat yang besar dikemudian hari," ujar penulis studi Brenda Hanna-Pladdy dari Emory University di Atlanta, seperti dikutip dari HealthDay, Selasa (7/8/2012).

Hanna-Pladdy menuturkan jika seseorang baru belajar alat musik saat usia pertengahan atau dewasa dan rutin bermain, maka ia tetap akan mendapatkan manfaat pencegahan penuaan otak meski tidak sebesar orang yang bermain sejak kecil.

Studi ini melibatkan 70 orang baik musisi maupun yang bukan dan dievalusi dengan melakukan tes neuropsikologi serta disurvei mengenai gaya hidupnya secara umum. Diketahui otak dari musisi ini tidak cepat tua karena memiliki nilai lebih tinggi pada tes ketajaman mental, meori verbal, daya ingat dan ketangkasan motorik.

"Musik secara alami bisa memberikan stimulasi multi-indera dan cara yang efektif untuk mengobati gangguan seperti stroke. Serta membantu melindungi otak terhadap penurunan kognitif," ujar Hanna-Pladdy.

Sumber: Vera Farah Bararah, DetikHealth 7-8-2012

Senin, 27 September 2010

Meningkatkan Kinerja Otak Kanan

Otak manusia terdiri dari satu triliun sel otak dengan kapasitas yang luar biasa.
Seringkali ketika kita menghafal, kita mengeluh tidak sanggup dengan alasan otak kita sudah penuh. Padahal itu semua salah.
Coba ikuti test di bawah ini. Coba hafalkan kata-kata di bawah ini dalam waktu 20 detik..
  • Kucing
  • Sepeda
  • Buaya
  • Anjing
  • Bioskop
  • Televisi
  • Kasur
  • AC
  • Mobil
  • Api
  • Ayam
  • Sendok
  • Kaskus
Bisa?
Sepintas sepertinya sangat sulit. Seandainya kita bisa, kemampuan mengingatnya sangat terbatas. Kita tidak mampu mengingatnya dalam jangka waktu yang panjang. Karena kita hanya menggunakan SHORT TERM MEMORY.
Tulisan di bawah ini akan menjelaskan bagaimana cara menghafalkan kata-kata tersebut dalam waktu singkat, dan akan terus bertahan (menggunakan LONG TERM MEMORY)


Kemampuan otak kiri adalah berpikir secara analitik, logis, tepat, repetitif, terkumpul, mendetail, ilmiah, terikat, literal, berurutan. Sementara otak kanan berpikir secara kreatif, imajinatif, umum, intuitif, konseptual, gambaran besar, heuristik, empatetik, figuratif, tidak menentu.
Intinya otak kanan menekankan tentang kreativitas, imajinasi, dsb. Berbeda dengan otak kiri yang menekankan pada analisa, berfikir, matematika dan sebagainya.
Dalam belajar sering kali kita terlalu menggunakan otak kiri, padahal yang diperlukan adalah keseimbangan antara keduanya. Untuk itu daya imajinasi, kreativitas yang ada pada otak kanan harus juga dimanfaatkan..

Berikut adalah tips untuk menghafalkan deretan kata-kata tersebut dalam waktu singkat dan dengan daya ingat dalam jangka waktu yang lama..
Sekarang coba imajinasikan dan benar-benar bayangkan seperti berikut:
  • Kucing naik
  • Sepeda, ketemu
  • Buaya, buaya jatuh cinta sama
  • Anjing, mereka ke
  • Bioskop, di bioskop nonton
  • Televisi, di TV ada iklan
  • Kasur, kasur letaknya dibawah
  • AC, ACnya di dalam
  • Mobil, mobilnya tahan
  • Api, apinya buat bakar
  • Ayam, ayam makannya pake
  • Sendok, sambil buka
  • Kaskus

Sekarang coba ulangi lagi. Kemampuan mengingat kata2 tersebut akan lebih cepat dalam tersimpan dalam LONG TERM MEMORY.
Ada pepatah orang Inggris yang mengatakan “Use it or you will lose it”, maksudnya kalau tidak sering digunakan, dilatih, apalagi tak dipakai sama sekali maka kemampuan otak akan terus melemah, bahkan bisa saja hilang. Otak yang mulai bermasalah, b
iasanya ditandai dengan sering lupa, susah konsentrasi, cepat lelah emosi gak stabil dan sering bengong.
Berikut ini beberapa kiat untuk menjaga agar otak tetap bekerja dengan baik.
  1. Rajinlah membaca. Sempatkanlah membaca surat kabar, majalah atau buku setiap hari.
  2. Pelajari hal-hal baru. Misalnya belajar komputer, bermain alat musik tertentu, atau mempelajari bahasa asing tertentu, atau lakukan sesuatu yang sesuai dengan bakat anda.
  3. Kunjungilah tempat atau daerah yang tidak pernah dikunjungi sebelumnya.
  4. Jangan segan-segan mengisi teka-teki silang, atau menjawab pertanyaan dari berbagai kuis yang anda temui baik yang ada di televisi, majalah atau surat kabar.
  5. Usahakan memberi tanda pada kalender, terutama untuk tanggal-tanggal yang anda anggap penting.
  6. Buatlah catatan pengingat, apapun yang hendak anda ingatkan pada diri anda.
  7. Membuat daftar (harian, bulanan) yang harus anda kerjakan.
  8. Informasi yang tersimpan dalam memori tidak perlu terlalu banyak, sehingga gampang muncul kembali saat anda dibutuhkan.
  9. Untuk mengingat nomer telepon dan nomor mobil, buatlah lagu sederhana dari nomer-nomer tersebut.
  10. Simpan selalu barang-barang anda ada tempat yang sudah ditentukan.
  11. Konsumsilah makanan bergizi dan vitamin, terutama vitamin B12.
  12. Cobalah berkonsentrasi pada apa yang baru anda baca, dengar, rasakan atau yang anda lihat.
Tips makanan untuk otak:
Tujuh Cara Meningkatkan Kinerja Otak Melalui Asupan Gizi
Untuk meningkatkan kinerja otak, dr. Daniel G. Amen, menulis buku "Making a Good Brain Great Here", memberikan tujuh tips berikut:
  1. Tingkatkan asupan air. Ingat, otak kita tersusun atas 80% air. Dehidrasi ringan saja dapat meningkatkan produksi hormon stres yang dapat merusak otak kita.
  2. Batasi asupan kalori. Penelitian pada hewan dan manusia mengindikasikan bahwa diet dengan kalori terbatas baik bagi otak dan memperpanjang usia.
  3. Konsumsilah asam lemak omega-3. Ikan, minyak ikan, dan DHA, merupakan salah satu bentuk asam lemak omega3.
  4. Konsumsilah sumber antioksidan. Vitamin E dan C merupakan sumber antioksidan.
  5. Konsumsi protein, lemak baik, dan karbohidrat dalam porsi seimbang.
  6. Masukkan 24 bahan pangan sehat dalam diet harian Anda. Bahan-bahan pangan tersebut meliputi: sumber protein (ikan: salmon, tuna, makerel, hering; unggas: kalkun tanpa kulit; daging merah: sapi dan babi(yg boleh makan ajah); telur; tahu dan produk olahan kedelai; susu dan produksi olahannya; bebijian; garbanzo beans dan lentil; kekacangan), karbohidrat kompleks (bery-beryan; blueberry; raspberry; stroberi; blackberry; jeruk; cherry; buah persik; brokoli; gandum; lada merah dan kuning; labu; bayam; tomat; ubi jalar), lemak (alpukat; minyak zaitun; buah zaitun), serta cairan (air, teh hijau atau hitam).
  7. Konsumsi camilan rendah kalori
Sumber: Mailing List