Tuna Kaleng

Tampilkan postingan dengan label mencegah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mencegah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Februari 2013

Meningkatnya Resiko Kecelakaan Akibat Terjatuh, Dimulai pada Umur 40 tahun


Salah satu problem utama kesehatan bagi para lanjut usia adalah terjatuh, dimana banyak korelasinya dengan berkurangnya keseimbangan. Bahkan, banyak studi membuktikan bahwa orang-orang mulai menunjukkan berkurangnya kemampuan untuk keseimbangan tubuh pada umur 40 tahun keatas.

Semakin tua anda, maka otomatis secara fisik, kondisi badan dan kepekaan indera-indera anda juga melemah, di mana ini semua adalah faktor penting penyebab berkurangnya keseimbangan.





Di Jepang, lebih dari 7.000 orang meninggal setiap tahunnya karena kecelakaan terjatuh, yang mana angka ini melebihi kecelakaan lallu lintas.

Pada artikel ini, kami akan membahas secara detil, penyebab seseorang bisa terjatuh dan mengapa anda mulai kehilangan keseimbangan anda pada saat anda mulai menua.

## Uji coba keseimbangan anda dengan cara berdiri dengan satu kaki
Anda bisa menilai seberapa bagus keseimbangan anda dengan mengukur berapa lama anda bisa berdiri dengan satu kaki.


Tabel berikut ini menunjukkan rata-rata lamanya waktu keseimbangan, dikelompokkan sesuai umur. Tabel ini adalah hasil studi sebuah institusi kesehatan di Jepang.

Rata-rata lamanya waktu berdiri dengan mata terbuka
Umur 20-39 tahun: 110 detik
Umur 40-49 tahun: 64 detik
Umur 50-59 tahun: 36 detik
Umur 60-69 tahun: 25 detik

Rata-rata lamanya waktu berdiri dengan mata tertutup
Umur 20-39 tahun: 12 detik
Umur 40-49 tahun: 7 detik
Umur 50-59 tahun: 5 detik
Umur 60-69 tahun: kurang dari 3 detik

Bila waktu keseimbangan anda berada dibawah rata-rata, maka anda mempunyai resiko lebih tinggi terhadap kecelakaan terjatuh, terpeleset, maupun tersandung.

Pada studi di atas, para wanita cenderung lebih mudah kehilangan keseimbangannya dibanding para pria tetapi hanya berbeda sedikit saja (1-2 %). Dari studi ini, juga terbukti bahwa ada penurunan drastis kemampuan menjaga keseimbangan pada kelompok usia menengah (umur 40 tahun keatas).

Mohon untuk diperhatikan bahwa angka-angka di atas adalah nilai rata-rata. Banyak juga orang-orang yang mampu mempertahankan waktu keseimbangannya lebih lama, dan ada orang-orang yang mampu menjaga waktu keseimbangannya jauh lebih pendek terlepas dari umur dan jenis kelamin. Penyebab mengapa ada perbedaan tersebut, akan kami jelaskan berikut ini.

## Telapak kaki anda memiliki indera
Seluruh permukaan kulit anda memiliki banyak sekali indera-indera kecil untuk mengukur tekanan pada permukaan kulit. Indera ini juga disebut mechanoreceptors. Pada bagian tertentu memiliki lebih sedikit indera, dan pada bagian lain memiliki beribu-ribu indera, seperti yang terdapat pada telapak kaki anda.



Indera tekan pada telapak kaki anda memberi sinyal informasi ke otak anda untuk membantu anda menjaga keseimbangan. Begitu anda menua, indera tersebut akan menjadi kurang peka, dan telapak kaki anda menjadi tidak begitu sensitif lagi. Tetapi ada beberapa faktor penyebab menurunnya sensitifitas indera tekan sebagai berikut.

## Terhambatnya peredaran darah bisa mengganggu indera tekan
Pada studi kami, resiko terjatuhnya orang-orang meningkat dua kali lipat karena disebabkan oleh terhambatnya sirkulasi darah.

Hal ini bisa disimulasikan dengan merendam kaki anda kedalam air es selama 3 menit. Karena dinginnya temperatur, indera tekan pada telapak kaki anda mulai kehilangan sensitifitasnya.

## Perhatikan sisi kaki anda yang bergerak maju
Bila kaki anda yang sedang bergerak maju menabrak sesuatu, tubuh anda akan kehilangan keseimbangan dan menyebabkan anda terjatuh atau tersandung.

Sewajarnya, tentu saja anda harus memperhatikan kemana anda melangkah. Ingatlah kalimat berikut - "Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan","Satu gram pencegahan setara dengan sekilo pengobatan", "Perhatikan sebelum melompat".

Tetapi itu bukanlah satu-satunya masalah. Berikut ini adalah dua faktor utama mengapa anda tersandung ketika berjalan.

1. Ujung kaki anda yang sedang bergerak maju, menunjuk ke bawah.
Bila ujung kaki anda menunjuk ke bawah ketika anda melangkah, maka anda beresiko untuk terjatuh / tersandung. Untuk menghindari hal ini, biasakan ujung kaki anda untuk menunjuk keatas pada saat melangkah seperti gambar dibawah ini.

2. Anda berjalan sepertu pendulum / ayunan.
Kurangnya ketinggian langkah anda bisa menaikkan resiko anda terjatuh. Untuk menghindari hal ini, kaki anda yang sedang bergerak maju harus lebih tinggi dari lantai minimal 5 cm dengan lutut terangkat tinggi seperti gambar dibawah.



Sebenarnya, seluruh indera tekan yang tersebar di seluruh tubuh anda dan juga pada telapak kaki anda, mengirim sinyal informasi ke otak seberapa tekanan yang dialami, termasuk kontraksi otot dan sudut pergerakan sendi.

Ketika informasi ini tidak tersampaikan secara benar ke otak, yang mana akan terjadi saat anda menua, maka gerakan-gerakan langkah kaki yang dikoordinasikan oleh otak pun akan melemah, tidak tepat atau tidak efektif yang menyebabkan anda kesulitan untuk menjaga ketinggian langkah anda.

## Bagaimana anda bisa menghindari resiko terjatuh, tersandung, atau terpeleset.
1. Jaga rumah anda tetap bersih
Banyak sekali barang-barang di rumah anda yang bisa menyebabkan anda tersandung. Selalu pastikan anda merapikan barang-barang anda di rumah dan simpanlah barang-barang anda yang tidak penting bahkan jika hanya sebuah koran, remote kontrol, atau pakaian yang tercecer dilantai.

2. Lakukan gerakan2 pada kaki, jari kaki dan sendi kaki anda


Anda mungkin berpikir anda tidak perlu melakukan stretching pada kaki anda dibanding anggota badan yang lain. Tetapi kenyataannya, olahraga kaki sangat membantu anda menjaga keseimbangan.

3. Jagalah rumah anda hangat dan pastikan pencahayaan yang cukup terang
Otot yang dingin menyebabkan indera tekan akan bekerja kurang efektif ataupun kurang peka terhadap sentuhan. Temperatur yang dingin juga akan menyebabkan otot anda menjadi kurang fleksible ataupun melemah, di mana kondisi ini akan menimbulkan kecelakaan.

Selalu jaga rumah anda untuk tetap hangat dan pakailah pakaian penghangat dan penghangat kaki, terutama pada musim dingin. Karena kebanyakan kecelakaan terjadi di dalam rumah, pastikan penerangan di rumah anda cukup.

Sumber: Junji Takano. Milist S2 Ubaya.