Tuna Kaleng

Tampilkan postingan dengan label masa depan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masa depan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Januari 2013

Tubuh Sehat demi Masa Depan

Investasi tidak hanya dalam bentuk materi, tapi ada investasi lain yang bisa membuat masa depan lebih baik. Dengan memperhatikan tubuh maka itu bisa jadi salah satu investasi. Tubuh juga perlu diinvestasikan agar bisa hidup lebih lama dalam keadaan sehat. 


"Peliharalah tubuh Anda maka pengeluaran akan jauh lebih sedikit," ujar dr Aryo Pradito dalam acara diskusi “Love your Life, Living happy!” di Loving Hut, Plaza Semanggi, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Dr Dito menuturkan ketika seseorang sakit maka ada pengeluaran langsung dan juga tidak langsung. Untuk pengeluaran langsung termasuk biaya dokter, perawatan medis, tenaga medis lain misalnya perlu akupuntur atau perawatan di rumah sakit.

Sedangkan untuk pengeluaran tidak langsung adalah jumlah produktivitas menurun akibat sakit sehingga tidak kerja. Apalagi jika sakitnya kronis yang membuatnya tidak bisa bekerja lama tanpa pendapatan tapi pengeluaran tetap.

Selain itu jumlah penderita penyakit tidak menular semakin bertambah, misalnya di Singapura mencapai 79 persen, Malaysia 67 persen sedangkan Indonesia sekitar 64 persen.

Ada berbagai hal yang bisa menjadi penyebab meningkatnya jumlah orang dengan penyakit tidak menular, seperti merokok baik pasif maupun aktif dan juga malas bergerak.

"Gaya hidup sekarang cenderung bikin tubuh Anda rentan terkena penyakit tidak menular," ujar dr Dito.

Untuk itu dr Dito pun memberikan beberapa tips agar seseorang bisa hidup sehat dan juga aman, yaitu:

1. Mengonsumsi makanan sehat, seperti membeli buah dan sayur sehat, batasi makanan dan minuman dengan kalori tinggi serta menjaga berat badan ideal.

2. Bergerak aktif, minimal olahraga 2,5 jam dalam seminggu, serta bantu anak-anak dan remaja bergerak aktif selama 1 jam sehari.

3. Lindungi diri, misalnya pakai helm saat berkendara, hindari rokok, cuci tangan teratur, serta memiliki hubungan sosial yang baik.

4. Kendalikan stres, bisa dilakukan dengan menyeimbangkan antara bekerja dan bermain, berpikir positif, tidur cukup dan memiliki dukungan dari keluarga serta teman.

5. Melakukan cek up kesehatan secara berkala dan jangan takut dengan dokter.


Sumber: Vera Farah Bararah, DetikHealth (31-01-13)